Postingan

Jangan Lupa Ya Bu....

Gambar
Sabtu pagi jadwalnya pengambilan hasil ujian Kakak di sekolah. Ayah yang mengajukan diri untuk mengambil. Dengan alasan akan lebih praktis kalau saya di rumah saja bersama anak-anak.  Ayah pulang membawa kabar gembira, nilai ujian Kakak tidak mengecewakan. Alhamdulillah. Ada juga pengumuman dari Bu Guru kalau akan ada kegiatan renang dan outbond dengan tanggal yang berbeda. Naila senang sekali. Berulang kali dia bilang ke saya untuk tidak lupa jadwal berenang dan outbond . Huwaaahhh...semua ada di bulan april. Saya pancing si Kakak siapa tau punya ide, "Gimana ya Kak, biar Ibu gak lupa jadwal renang dan outbond Kakak?". Dijawab dengan "Jangan lupa ya Bu..., ditulis di tanggalan Ayah saja". Katanya sambil berlalu mengambil kalender meja. "Wah...terlalu kecil Kak, pinginnya yang bisa ditempel ni, dikasih banyak tulisan". Kata saya. "Diprint saja Bu, trus di tempel biar gak lupa...". Oh iyaaa.... Maka siang tadi saya memprint (foto copy w...

Piknik Murah Meriah Kami

Gambar
Hari ini Cilacap panas sekali. Sawah milik tetangga depan rumah kami sudah dipanen, bahkan tanahnya sudah dibajak. Tak ada lagi hamparan tumbuhan hijau yang bisa menyejukkan pandangan. Jadi menambah panas cuaca. Kami yang sudah dewasa saja rasanya kepanasan. Jadilah si kembar rewel dari pagi sampai sesiang tadi. Lalu Ayah sang kapten keluarga memutuskan untuk kami piknik saja ke purwokerto yang cuacanya lebih sejuk. Saya dan anak-anak si setuju saja.  Persiapan singkat kami lakukan bersama. Hanya beberapa baju si kembar dan kakak-kakaknya. Untuk makanan kami putuskan untuk beli saja. Karena saya memang tidak sempat menyiapkan makanan untuk perjalanan kali ini. Semua serba tergesa-gesa karena si kembar kompak rewelnya.  Naila sulung kami ditugasi Ayah untuk menjaga Raihan selama perjalanan. Raihan kebagian tugas membawa bantal miliknya saja. Saya menjaga si kembar. Dan Ayah sebagai sopir dan yang membeli makanan untuk piknik kami di perjalanan. Si kembar tenang...

Hari Ke 8

Gambar
Hari ini Aidan salah satu dari kembar kami demam. Ayah hari ini harus kerja dari pagi sampai sore, karena itu agar saya tak terlalu repot Ayah sedari pagi sudah mencuci piring dan menyiapkan makan pagi. Aidan terus minta gendong, hanya saat tertidur saja dia tidak digendong. Ishana kembarannya alhamdulillah hari ini nggak rewel.  Saat Kakak pulang sekolah mendapati saya kerepotan dan belum sholat ashar, Kakak cepat-cepat mandi (kebiasaannya setiap pulang sekolah) dan menjaga Aidan. Kebetulan demamnya sudah turun.  Raihan hari ini baik sekali mau menemani Ishana bermain. Raihan mengambil buku berisi gambar-gambar lalu bercerita dengan bahasanya pada adiknya. Adiknya kelihatan antusias, betah lama-lama tengkurap memperhatikan kakaknya. Bersyukur hari ini karena anak-anak semua kooperatif. Jadi meski Aidan demam, saya tetap bisa memasak untuk makan malam. Tantangan Hari ke 8 Level 3 My Family My Team KuliahBunsayIIP

NHW#10

MEMBANGUN KOMUNITAS, MEMBANGUN PERADABAN Mengerjakan NHW#10 ini membuat saya flashback  pada beberapa tahun lalu. Sebelumnya saya mengira bahwa menjadi ibu dan mengasuh anak adalah kemampuan fitrah seorang perempuan, yang setiap ibu pasti miliki, bahwa mengasuh anak adalah hal wajar bagi setiap ibu. Karena itu pula pengasuhan yang kami terapkan hanya menambal sulam pola pengasuhan orang tua kami, apa yang dirasa kurang pas kami perbaiki. Itu saja, sehingga saya merasa menjadi ibu rumah tangga bukanlah sebuah peran. Namun saya salah, menjadi ibu bukanlah sesederhana itu. Berawal dari rasa penasaran saya pada sosok Bu Septi Peni Wulandani karena banyak teman-teman di facebook yang menshare status-status beliau, kebanyakan mengenai pengasuhan anak. Lalu rasa penasaran saya menggiring saya pada satu komunitas bernama Institute Ibu Profesional. Ternyata menjadi ibu tidak hanya sekedarnya, karena ibu mempunyai peran dalam keluarga, dimana keluarga adalah awal sebuah peradaban. Sa...

Family Project Hari Ke 7

Gambar
Rabu ini kami harus ke Purwokerto, karena saya ada rapat IIP Banyumas Raya di rumah Bu Rima. Ayah dan anak-anak akan stay di rumah Eyang. Karena itu dari semalam Ayah sudah bagi-bagi tugas. Kakak mengajukan diri untuk membantu packing baju si kembar meskipun dia tidak ikut karena sekolah. Raihan bersedia menyiapkan bajunya sendiri dan dimasukkan tasnya. Lalu saya ditugaskan bagian logistik selama perjalanan berangkat dan pulang. Saya juga bertugas menjaga kenyamanan si kembar dan Raihan. Ayah bertugas membawa kendaraan dan bertanggungjawab pada keselamatan penumpang selama perjalanan berangkat dan pulang. Semua berjalan lancar dan sampailah kami di kota purwokerto. Karena salah perhitungan waktu dan lalulintas cilacap-purwokerto sangat padat maka saya terlambat 30 menit untuk datang ke tempat rapat.  Selama saya rapat, Ayah yang menjaga si kembar dan Raihan di rumah Eyang. Setelah dhuhur kami pulang ke Cilacap.  Alhamdulillah....kami tiba dengan selamat. Agenda da...

Hari Ke 6

Gambar
Yey...libur kita hari ini... Rencana buat ke rumah Eyang di purwokerto gagal karena saya lupa kalau hari ini adalah deadline pengembalian box bayi yang sudah 6 bulan saya pinjam dari rental peralatan bayi. Box bayinya sudah nggak cukup buat dipakai si kembar berdua sekaligus.  Jadi tadi waktu sarapan ada briefing  dadakan. Pengembalian box bayinya sudah nggak boleh ditunda lagi. Ayah yang unjuk diri jadi koordinator langsung bagi tugas buat kami pelaksananya. Saya bertugas memastikan komponen-komponen box bayi lengkap dan bersih serta memastikan semua terbungkus rapi. Juga mencari kwitansi peminjaman. Kakak dan Raihan bertugas mengelap box bayi dan melepas bumper serta kelambu. Ayah akan menjaga si kembar selama saya bertugas. Ayah juga yang menghubungi taxi barang dan bertemu owner rental untuk mengembalikan box bayi. Ayah berpesan agar box bayi dalam keadaan bersih dan lengkap sama seperti saat kami pinjam dari rentalan. Meskipun ke rumah eyang gagal hari in...

Family Project Hari Ke 5

Gambar
Hari kecepit nasional dan tetap hectic  karena hari Senin. Hadeeh....harus mulai disiplin bangun pagi ni si Kakak. Sesuai rencana, hari ini mau menyortir peralatan dapur yang sudah usang. Karena Kakak sekolah sampai sore, jadi Kakak sesudah sarapan membersihkan meja makan yang nantinya menjadi tempat sortir. Ayah pagi ini juga mencuci piring sehingga dapur sudah rapi dan memudahkan proses sortir. Karena dapur adalah ruangan kekuasaan saya, hehehe, maka saya yang menyortir peralatannya. Agar tak lupa tempat menaruhnya dan sayalah yang paling tau mana yang masih bisa digunakan serta mana yang tidak bisa digunakan lagi. Raihan seperti biasa menjaga 2 adiknya yang pagi ini tertidur. Saya memisahkan panci gosong, lalu mangkok melamin yang lapisannya pecah-pecah, tempat air minum usang dan beberapa lagi. Barang-barang ini akan disisihkan untuk bapak pengumpul barang bekas yang sering keliling kompleks. 4 hari sudah kegiatan sortir menyortir barang-barang di rumah kami. Untuk...